Valve Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Kekacauan Label Rating IGRS di Steam
Valve Corporation, perusahaan di balik platform distribusi game raksasa Steam, akhirnya memberikan klarifikasi dan permohonan maaf resmi terkait polemik pelabelan usia Indonesia Game Rating System (IGRS) yang muncul di platform mereka beberapa waktu lalu. Langkah ini diambil setelah gelombang protes dari komunitas gamer Indonesia dan teguran keras dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan temuan pengguna Steam di Indonesia yang mendapati label rating usia IGRS yang sangat tidak akurat. Beberapa game dengan konten kekerasan dan dewasa justru mendapatkan label 3+ (untuk balita), sementara game yang ramah anak malah diberi label 18+.
Kondisi ini memicu reaksi keras dari Komdigi. Pemerintah menegaskan bahwa label yang sempat muncul tersebut bukanlah hasil klasifikasi resmi. Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Ditjen Ekosistem Digital menjelaskan bahwa rating tersebut berasal dari mekanisme self-declare atau pernyataan mandiri dari pengembang, bukan hasil verifikasi otoritas IGRS.
"Rating yang beredar tersebut bukan merupakan hasil klasifikasi resmi IGRS. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik, terutama terkait kelayakan usia suatu game," ungkap pihak Komdigi dalam pernyataan resminya. Komdigi bahkan sempat berencana memanggil pihak Steam karena penayangan informasi yang dianggap tidak akurat dan menyesatkan tersebut.
Penjelasan Valve: Bug Teknis dan Miskomunikasi
Menanggapi situasi tersebut, Valve memberikan penjelasan mendalam. Dalam pernyataan resminya, Valve mengakui bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Komdigi selama lebih dari dua tahun untuk membangun sistem yang mampu menampilkan rating usia sesuai regulasi IGRS di Indonesia.

Namun, proses pengembangan tersebut mengalami kendala tak terduga. Menurut Valve, munculnya label yang tidak akurat pada periode 2 April hingga 5 April lalu disebabkan oleh masalah internal.
"Sebuah bug teknis dan miskomunikasi menyebabkan rating yang tidak akurat dan tidak lengkap ditampilkan untuk sementara di Steam," tulis pihak Valve.
Permintaan Maaf dan Penghapusan Label
Sebagai langkah cepat untuk meminimalisir kebingungan orang tua dan pengguna di Indonesia, Valve telah menghapus seluruh tampilan rating IGRS yang bermasalah tersebut dari laman Steam.
"Kami memohon maaf atas kebingungan yang mungkin ditimbulkan oleh kesalahan ini," tambah Valve dalam pernyataan tersebut.
Valve menegaskan bahwa saat ini masih terdapat sejumlah tahapan verifikasi yang harus diselesaikan sebelum sistem IGRS benar-benar siap ditampilkan secara penuh dan resmi di platform mereka. Valve berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Komdigi guna memastikan setiap informasi rating yang ditampilkan nantinya telah melalui proses verifikasi yang sah sesuai peraturan perundang-undangan di Indonesia.