Fortnite Uji Coba NPC AI Eksperimental
Epic Games secara resmi meluncurkan fitur eksperimental terbaru yang memungkinkan NPC bertenaga AI hadir di Fortnite Creative (Mode Kreatif), bersamaan dengan pembaruan yang dirilis pada 16 April.
Langkah ini menandai babak baru dalam evolusi mode kreatif Fortnite, di mana para pengembang konten kini dapat menciptakan karakter virtual yang tidak hanya statis, tetapi mampu berbicara, bereaksi, dan berinteraksi secara dinamis dengan pemain.
Fitur Percakapan: Dari Persona Menjadi NPC AI
Dalam unggahan blog resmi tanggal 16 April, Epic Games mengumumkan bahwa sistem Percakapan (Conversations)—yang sebelumnya dikenal dengan nama perangkat Persona—kini tersedia sebagai fitur eksperimental. Dengan alat ini, para kreator dapat menghadirkan karakter bertenaga AI yang memiliki kepribadian dan suara unik.
"Alih-alih sekadar menyusun pohon dialog (dialogue trees) untuk karakter di pulau Anda, fitur percakapan ini mengubah NPC menjadi karakter bertenaga AI yang mampu melakukan dialog tanpa naskah dan berinteraksi dengan pemain, layaknya pemberi misi atau narator," tulis Epic Games.
Kemampuan yang Ditawarkan
NPC AI generasi baru ini memiliki sejumlah kemampuan canggih, antara lain:
- Mengingat alur permainan – Mereka dapat merekam apa saja yang telah terjadi dalam sesi berlangsung.
- Respons kontekstual – Setiap tanggapan disesuaikan dengan input dan tindakan pemain secara real-time.
- Komunikasi suara – Interaksi dilakukan melalui dialog verbal yang alami.
- Memicu peristiwa dalam game – NPC dapat mengaktifkan berbagai event atau kejadian berdasarkan percakapan yang terjadi.
Ada Batasan yang Perlu Diperhatikan
Meskipun membuka peluang kreatif seluas-luasnya, Epic Games tetap menerapkan batasan etis. Pengembang dilarang menciptakan persona AI yang dirancang untuk:
- Memberikan panduan medis atau konsultasi kesehatan mental
- Berperan sebagai simulasi pasangan romantis (role-play)
Selain itu, kemampuan untuk memublikasikan konten atau proyek yang menggunakan alat Percakapan ini belum tersedia untuk saat ini. Artinya, fitur masih dalam tahap uji coba terbatas.